Dulur belum maksimal dalam mengupayakan penjualan kambing secara signifikan? tentu hal tersebut menjadi acuan dulur untuk membenahi cara ternak kambing yang lebih menghasilkan.

Ternak kambing sendiri tentunya harus mengutamakan kualitas perawatan yang bagus.

Inilah yang nantinya akan menghasilkan daging kambing berkualitas, dan tentu saja akan mempengaruhi kualitas harga jualnya.

Perawatan kambing yang bagus dan intensif sangat bisa diharapkan untuk meningkatkan produktivitas hasilnya.

Lalu seperti apa prakteknya?

Salah satu peternak kambing di daerah Sidoarjo sudah melakukan langkah dalam meningkatkan poduktivitas kambingnya.

Berikut selengkapnya bisa dulur lihat pada video berikut:



Untuk jumlah kambing sebanyak 600 ekor, beliau sangat memperhatikan kualitas perawatannya.

Tentu saja hal tersebut untuk meningkatkan produktivitas budidaya ternak kambing, cara ternak kambing yang diterapkan sangatlah optimal.

Perlu dulur ketahui juga sebelumnya mengenai potensi usaha ternak kambing berikut penjelasannya:

Daftar Isi

Peluang Usaha Ternak Kambing

Memanfaatkan potensi pasar untuk ternak kambing sendiri, tentu saja ada dua hal yang bisa dulur dapatkan salah satunya:

  • usaha ternak anakan kambing
  • usaha peternakan kambing potong

Keduanya bisa dimanfaatkan untuk memberikan potensi hasil yang tidak sedikit jika diupayakan lebih maksimal.

Untuk peternakan kambing yang memang berfokus untuk memenuhi kebutuhan daging di pasaran, tentu dulur bisa melihat data dibawah ini:

(sumber: Data Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan)

Proyeksi untuk 5 tahun kedepan, kebutuhan daging kambing dinilai memang surplus.

Meski begitu perlunya pasokan daging lokal dapat mencukupi, inilah nantinya yang akan sejalan dengan peningkatan ternak kambing agar bisa mencukupi kebutuhan konsumsi domestik dan mengurangi ketergantungan impor daging kambing.

Peningkatan produktivitas kambing sangat bergantung pada teknis ternak kambing yang mengutamakan kualitas perawatan serta pemilihan kambing yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Berikut ini akan dulur dapatkan langkah tepat untuk ternak kambing yang sudah diterapkan mitra kami:

Cara Ternak Kambing Yang Menguntungkan

Memilih Bibit Kambing Unggul

a. Jenis Kambing

Untuk memilih anakan kambing yang bagus dan sesuai kebutuhan pasar, tentu saja ada beberapa hal dalam ternak kambing potong seperti berikut ini:

1. Kambing Gibas

Jenis kambing memiliki bulu tebal dan berawarna putih yang banyak dikembangbiakan di Indonesia, khususnya pulau Jawa.

Kambing gibas ini memang cenderung jenis kambing yang meman cocok untuk kambing pedaging atau potong.

Sebab dimanfaatkan dagingnya, untuk bobot yang dibutuhkan antara 20 sampai 50 kg untuk betina.

Sedangkan untuk bobot jantan sendiri berkisar antara 50 sampai 100 kg.

2. Kambing Jawa

Jenis kambing yang satu ini sering ditemui saat musim kurban atau idul adha.

Tak heran jika jenis anakan kambing jawa sangat potensial untuk dikembangkan.

Memiliki warna yang kombinasi dan bertanduk serta telinganya pendek menggantung.

Untuk ukuran beratnya sendiri berkisara 25 kg untuk betina sedangkan  untuk kambing jantan memiliki berat 30 kg.

Kedua jenis anakan kambing tersebut yang banyak dikembangkan oleh mitra GDM.

Selain pasarnya luas, kedua jenis itu cocok untuk memenuhi kebutuhan daging kambing dan sangat potensial hasilnya.

Selain itu perawatannya cukup mudah, untuk itu dulur perlu mengetahui langkah pemiliha bibit anakan kambing yang bagus seperti berikut ini:

b. Memilih Anakan Kambing 

Pemilihan bibit kambing (cempe) yang baik akan sangat menentukan keberhasilan pada usaha penggemukan ternak kambing.

Bibit kambing penggemukan yang baik adalah:

  • Berumur lebih dari 6 bulan.
  • Berekor gemuk (bukan berbentuk cambuk).
  • Badan panjang, jantan (lebih diutamakan).
  • Tegap dan sehat.

Anakan kambing yang berusia >6 bulan dipilih karena pada usia ini sudah memasuki periode pembentukan daging sehingga lebih cepat gemuk.

Anakan kambing yang berusia kurang dari 6 bulan tidak digunakan karena masih dalam periode pembentukan tulang sehingga butuh waktu lama untuk proses penggemukan.

Jumlah kambing yang dirawat oleh Pak Rouf mitra kami berjumlah 600 ekor, selain memperhatikan kualitas perawatannya tentu saja manajemen kandang kambing juga beliau terapkan seperti berikut ini:

Manajemen Kandang Kambing

kandang kambing

Untuk peternakan kambing modern pada umumnya membutuhkan kandang kambing yang efisien untuk budidaya.

Hal inilah yang tentunya bisa menjadi acua dalam mengelola kandang kambing secara tepat.

Beberapa kriteria kandang kambing yang dapat diterapkan seperti:

  • Kandang aman dari hewan pemangsa
  • Adanya tempat pakan dan minum
  • Penampungan kotoran dan kencing

Ada 3 hal yang perlu dulur lakukan dalam manajemen kandang kambing seperti berikut ini:

1. Syarat Kandang Kambing

Ada banyak hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan lokasi kandang kambing. diantaranya adalah :

  • Tempat yang cukup tinggi dan terhindar dari genangan air.
  • Jaraknya cukup jauh dari rumah atau sumur.
  • Mendapatkan cukup sinar matahari pagi.
  • Terlindung dari tiupan angin langsung (terutama pada malam hari).

2. Ukuran Kandang Kambing

Ukuran kandang kambing yang dibutuhkan untuk usaha ternak kambing modern sangat efisien, karena tidak perlu terlalu besar. Sehingga dapat menghemat ruang dan biaya pembuatan kandang.

kandang kambing

Ukuran kandang kambing adalah 3 X 1,5 meter untuk 10 ekor kambing seperti pada contoh gambar di atas.

Salah satu peternak kambing atau mitra kami yang juga menerapkan sistem kandang peternakan kambing modern ini, lebih maksimal dalam melakukan perawatan kambingnya.

Beberapa keuntungan kandang peternakan kambing modern antara lain:

  1. Kandang pada peternakan kambing modern tidak membutuhkan ukuran yang besar, hal ini dikarenakan pakan yang diberikan sangat menghemat ruang.
  2. Selain ukurannya yang berbeda, pemeliharan kebersihan kandang kambing juga dirasa lebih mudah.
  3. Kebersihan kandang kambing dirasa lebih mudah karena didukung oleh bentuk kandang yang kecil dengan lantai panggung.
  4. Ukuran kandang kambing yang relatif kecil dengan populasi maksimal akan mengurangi ruang gerak atau aktivitas pada ternak kambing.
  5. Hal itu bermanfaat pada transformasi pakan menjadi cadangan energi berupa daging, lemak, dan sedikit yang menjadi kotoran. Sehingga tidak banyak pakan yang terbuang karena aktivitas gerak, yang otomatis dapat mempercepat penggemukan pada kambing.

3. Perawatan Kandang Kambing

Perawatan kandang kambing mutlak harus dilakukan pada ternak kambing modern.

Seluruh bagian pada kandang kambing harus dibersihkan secara rutin. Seperti membersihkan lantai kandang, kokopan tempat pakan kambing serta memperbaiki sesegera mungkin jika terdapat bagian kerusakan pada kandang kambing.

Jenis kandang kambing yang direkomendasikan adalah jenis kandang panggung.

Jenis kandang panggung memiliki keunggulan:

  • Kebersihan kandang lebih terjaga, karena kotoran dan air kencing jatuh ke bawah.
  • Kandang kering, sehingga penyakit yang disebabkan oleh parasit dan jamur tidak mudah
  • Terhindar dari serangan hewan liar, seperti anjing atau yang lainnya.

Manajemen Pakan Kambing

pakan kambing

Keunikan kambing sebagai hewan ruminansia yaitu sistem pencernaan yang komplek (poligastrik).

Sistem pencernaan ini mampu mengubah bahan pakan berserat tinggi (rumput, jerami, dll.) sebagai sumber utama energi dan mengubah senyawa nitrogen yang bukan protein (NBP).

Contohnya pengubahan urea menjadi protein bernilai biologis tinggi untuk kebutuhan produksinya.

Pakan kambing yang diberikan pada ternak kambing modern, khususnya penggemukan dapat berupa hijauan, konsentrat ataupun pakan fermentasi.

Fermentasi pakan kambing ini berguna sebagai pengganti makanan ternak (PMT).

Kombinasi pakan kambing yang baik yaitu kombinasi antara fermentasi pakan kambing dan konsentrat seperti:

  • Fermentasi pakan kambing dan konsentrat dapat memenuhi kebutuhan protein dan serat kasar yang sangat dibutuhkan dalam proses penggemukan kambing.
  • Fermentasi juga sangat berguna untuk menyeimbangkan pengeluaran yang tinggi dari pakan konsentrat (Efisiensi). Hal ini dikarenakan pakan fermentasi adalah pakan yang bisa didapatkan dengan harga murah.
  • Penggunaan pakan secara efisien diukur berdasarkan rasio antara jumlah pakan yang dikonsumsi kambing dengan output yang dihasilkan.

Cara untuk mengefisiensi penggunaan pakan kambing dapat dicapai dengan pengelolaan pakan yang tepat antara lain:

  1. Pengelolaan alokasi jumlah pakan optimal
  2. Formulasi konsentrat yang efisien
  3. Pemilihan bahan baku yang seimbang secara nutrisi dan layak secara ekonomis serta penentuan waktu dan frekuensi pemberian pakan yang strategis.

Kontribusi penggunaan pakan kambing secara efisien sangat besar terhadap efisiensi ekonomi usaha produksi secara keseluruhan.

Frekuensi pemberian pakan bergantung pada jenis pakan yang diberikan. Hal yang terpenting adalah kebutuhan pakan terpenuhi dan diberikan secara rutin dengan mempertimbangkan kandungan nutrisi dari pakannya.

Ada dua jenis pakan yang dibutuhkan kambing dan bisa dulur berikan antara lain:

  • Pakan alami: berasal dari tanaman atau tumbuhan yang merambat dan dedaunan yang ada disekitar lingkungan dulur.
  • Pakan Buatan: pakan yang berasal dari proses fermentasi atau berbentuk konsentrat.

Untuk teknis ternak kambing modern saat ini memang dibutuhkan pakan ternak kambing yang bisa mencukupi kebutuhan nutrisinya, seperti penggunaan pakan fermentasi ternak.

Teknik Pembuatan Fermentasi Pakan Kambing

fermentasi pakan kambing

Fermentasi pakan kambing bisa didapatkan dari limbah pertanian dan limbah organik di sekitar kita.

Sisa limbah pertanian atau industri pengolahan pertanian yang dapat difermentasi dan digunakan sebagai pakan dasar pada kambing yaitu kulit kopi, kulit kakao, kulit markisa, kulit nenas, jerami, dan masih banyak lagi.

Berikut cara membuat, alat dan bahan yang digunakan untuk fermentasi pakan kambing dengan bahan dasar jerami padi.

Bahan Fermentasi Pakan Kambing:

  • 100 kg jerami padi
  • 0,5 Kg Molases
  • 1 liter Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Ternak
  • Air secukupnya

Alat Fermentasi Pakan Kambing:

  • Pisau/alat pencacah jerami
  • Drum/wadah tertutup
  • Bak/wadah terbuka

Cara Membuat Pakan Fermentasi Kambing:

  1. Cuci jerami dengan air mengalir. Ini berguna untuk menghilangkan kotoran yang dapat mengganggu proses fermentasi pakan.
  2. Kering anginkan jerami hingga dirasa kadar airnya sedikit berkurang dan terhindar dari kotoran-kotoran yang dapat mengganggu proses fermentasi.
  3. Cacah kasar jerami padi berukuran sekitar 8-10 cm. Jangan cacah jerami terlalu kecil, karena ukuran yang terlalu kecil dapat menurunkan nafsu makan kambing.
  4. Masukkan jerami kedalam bak/wadah terbuka yang cukup besar.
  5. Tambahkan Molases, 1 liter Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Ternak, dan air secukupnya.
  6. Aduk aduk hingga dirasa jerami dan bahan tambahan telah tercampur merata.
  7. Masukkan kedalam wadah tertutup, kemudian simpan dan diamkan selama satu minggu.
  8. Setelah satu minggu, pakan fermentasi sudah dapat digunakan.

Tata cara pembuatan pakan fermentasi ini sangat berpengaruh terhadap kualitas perawatan kambing nantinya.

Dulur bisa mengetahui secara lebih mengenai teknis serta kebutuhan pakan fermentasi selengkapnya pada artikel Cara Membuat Pakan Fermentasi Ternak.

Pada proses fermentasi pakan kambing, peran bakteri sangatlah penting. Tanpa adanya bakteri yang berfungsi untuk membantu proses fermentasi, maka fermentasi tidak akan berhasil.

Penggunaan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Ternak yang mengandung 5 jenis bakteri baik sangat berguna untuk membantu proses fermentasi pakan kambing.

Manajemen Pemeliharaan Kambing

pemeliharaan kambing

Cara ternak kambing modern harus dengan manajemen pemeliharaan kambing yang baik.

Manajemen pemeliharaan terdiri atas pemberian pakan, perawatan ternak, dan menjaga kesehatan ternak.

1. Pemberian Pakan dan Minum

Frekuensi pemberian pakan bergantung pada jenis pakan yang diberikan. Hal yang terpenting adalah kebutuhan pakan terpenuhi dan diberikan secara rutin dengan mempertimbangkan kandungan nutrisi dari pakannya.

Selain memberikan pakan sesuai dengan kebutuhan kambing, tentu saja hal yang perlu diperhatikan yaitu pemberian minum juga.

Umumnya satu ekor kambing ukuran dewasa dapat mengonsumsi air minum sebanyak 1,5 liter sampai 2,5 liter per harinya.

2. Perawatan Tubuh Kambing

Perawatan ternak sangat dibutuhkan untuk menjamin keberhasilan upaya penggemukan ternak kambing modern.

Hal ini sedikit berbeda dengan ternak tradisonal yang perawatan ternaknya tidak begitu diperhatikan.

Perawatan ternak bisa berupa pencukuran bulu, pemotongan kuku, dan memandikan ternak kambing sekurang-kurangnya 2 kali dalam setahun.

Ternak yang kotor karena tidak pernah dimandikan lebih mudah terserang penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan jamur.

Tujuan dari memandikan ternak atau memotong kukunya adalah agar penyakit yang berasal dari parasit dan jamur yang bersarang pada kuku atau bulunya dapat dicegah/diberantas.

Selain itu, ternak yang nampak bersih akan terlihat lebih sehat dan menarik, sehingga memiliki harga jual yang lebih tinggi.

3. Penambahan Vitamin Kambing Biar Cepat Besar

Cara ternak kambing yang paling penting dan harus diperhatikan yaitu kondisi kesehatan kambing secara keseluruhan.

Kesehatan kambing menjadi faktor utama dalam menunjang pertumbuhannya.

Maka dari itu kebutuhan vitamin untuk kambing sangat berdampak bagus untuk memenuhi dan melengkapi nutrisi kambing secara maksimal.

Untuk memilih vitamin yang sekaligus menjadi suplemen untuk ternak kambing salah satunya yang dapat memenuhi beberapa hal seperti:

  • Untuk meningkatkan kekebalan tubuh hewan agar tidak mudah terserang penyakit akibat bakteri, virus, atau jamur yang merugikan. Dengan begitu, maka kematian ternak juga dapat diminimalisir.
  • Selain itu, suplemen juga berfungsi sebagai perangsang dalam mempercepat pertumbuhan ternak, sehingga usaha penggemukan ternak bisa lebih menguntungkan.
suplemen organik cair gdm spesialis ternak 5ltr

Vitamin kambing  yang dipilih oleh peternak kambing dan memenuhi kriteria tersebut adalah Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Ternak yang mengandung:

  • Benefical Mocroorganism (bakteri menguntungkan), sehingga mencegah penyakit akibat bakteri, jamur, atau virus masuk kedalam tubuh ternak.
  • Bakteri yang terkandung dalam Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Ternak berfungsi sebagai pendukung untuk memfermentasi pakan.
  • Mengandung unsur nabati dan hewani yang sangat dibutuhkan oleh ternak
  • Dapat menciptakan antibodi/kekebalan tubuh, sehingga ternak tidak mudah terserang penyakit
  • Memperbaiki metabolisme, sehingga pertumbuhan ternak menjadi optimal dan besar.
  • Kotoran ternak menjadi tidak bau, karena proses pencernaan ternak dibantu oleh Benefical Mocroorganism.
  • Ramah lingkungan, karena 100% organik.
  • Aman digunakan dalam jumlah besar dan dalam jangka panjang.
  • Meningkatkan kemampuan ternak dalam mencerna pakan
  • Meningkatkan nafsu makan ternak dan menjaga keseimbangan mikroflora dalam pencernaan ternak.

Untuk memaksimalkan kualitas ternak kambing, tentu banyak faktor yang bisa diperhatikan.

Maka dari itu dulur bisa mengevaluasi hal apa saja yang dibutuhkan dalam memulai ternak kambing, maupun untuk mengembangkan kualitas peternakan kambing nantinya.

Dengan beberapa teknis diatas dulur bisa memulai cara ternak kambing yang lebih menjanjikan.

Dulur juga bisa berkonsultasi dengan tim teknis kami mengenai kendala maupun penggunaan Suplemen Organik Cair GDM Spesialis Ternak pada ternak kambing.